Categories
Rumah

Selera Arsitek Vs Pemilik Rumah

Halo, Saya lagi tidak sependapat sama arsitekku. Dia bilang meja dapur lebih murah kalau bikin pakai beton lalu lemari dapur dibangun di dalamnya. Menurut saya cara itu tidak ?eksibel dan tidak lebih murah. Mana yang benar, ya? Atau keduanya benar tapi adakah sesuatu yang harus dipikirkan? Kiswanti Solusi Ahli Untuk desain memang akan lebih ?eksibel tidak menggunakan beton kalau suatu saat akan melakukan renovasi dapur. Tetapi kalau dapur yang sangat kecil penggunaan beton akan efsien karena desain dan posisi yang sudah fx. Diana Nazir, Desainer Interior PT Artura Insanindo

Padu Padan Warna di Dapur Kebetulan saya berniat merenovasi dapur, sulit sekali memilih warna yang sesuai. Saya menyukai warna merah muda (pink), tapi ketika diperhatikan semua barang dapur yang saya beli berwarna pink. Kalau dapur saya cat pink tentunya jadi berlebihan dan sama sekali tidak elegan. Bagaimana solusinya, ya? Warna apa ya yang akan membuat barang dapur saya looks stunning on my new kitchen? Miftahul Maulidha Solusi Ahli Abu-abu muda akan menjadi background yang cocok untuk warna pink. Kalau Anda cukup berani Anda bisa coba warna hijau pastel yang sangat lembut. Diana Nazir, Desainer Interior PT Artura Insanindo

Categories
Rumah

Memilih Material dan Mengatur Bujet

Saya terkadang mengalami kesulitan ketika harus mempertimbangkan antara manfaat dan harga bahan untuk lemari, lantai, dan dinding dapur. Ada saran? Kiswanti.

Solusi Ahli Sebaiknya mulailah dari pemilihan material yang secara fungsi tepat untuk dapur, seperti tahan panas, tidak licin, mudah dibersihkan dari minyak, tahan lama, dan mudah pemeliharaannya. Material ini bisa dipilih berdasarkan bujet kita. Apabila sudah memenuhi semua syarat tersebut, silakan tentukan warna/motif yang Anda sukai.

Baca juga : Jual Genset Bali

Material Sink pada Dapur

Saya ingin merenovasi dapur terutama bagian sink (tempat mencuci piring). Sebaiknya menggunakan material apa, ya?

Solusi Sahabat Rumah Halo.. ikutan share ya.. Menurut saya, sebelum menentukan dapurnya beton atau multipleks, dicek dulu kebutuhannya untuk apa? dan nantinya aktivitas masaknya akan seperti apa? Kalau dapur bersih hanya digunakan untuk memanaskan lauk, cuci tangan dan jarang cuci piring, mungkin multipleks secara keseluruhan tidak apa. Lain halnya kalau ingin dipakai untuk membuat roti, kue, dan lainnya sebaiknya top tablenya granit sehingga bisa buat menggiling adonan. Bahkan kalau ingin tempat cucinya dipakai untuk memandikan bayi (pernah lihat di flm ) buat saja bagian sinknya terbuka, pilih model sink kuno porselen, tidak pakai pintu. Jadi tidak lembap. Kalau saya sih, senangnya bisa mengganti-ganti motif multipleks. Jadi serasa punya dapur baru. Heheā€¦ Intinya cek dulu kebutuhannya dan aktivitas harian di dapur. Dari hal-hal itu kita bisa membuat pilihan desainnya. Menyenangkan ya, merenovasi rumah. Hehe..

Solusi Sahabat Rumah Kalau menurut pengalaman saya dengan kitchen set, untuk bagian yang ada sink (tempat cuci piring) jangan mengunakan teak block/kayu, karena pada bagian bawah dari sink ini biasanya akan ada embun-embun air atau kondensasi sehingga akan lembap dan basah. Nah, lembap itu bisa menyebabkan kayunya cepat lapuk dan bengkak. Jadi sebaiknya terbuka saja atau gunakan sink yang dudukannya terbuat dari solid surface atau bata. Thanks.

Solusi Ahli Untuk dudukan sink, yang terbaik adalah solid material seperti batu alam granit/marmer dan material sintetik campuran fber yang biasa disebut solid surface. Namun, harganya cenderung lebih mahal. Batu bata yang diplester bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis, dengan dilapisi keramik sebagai pelindung sekaligus estetika.

Categories
Rumah

Renovasi dan Tata Ulang Ruang Bag 2

Jika saya perhatikan denah rumah Anda saat ini, terlihat seperti tidak ada perencanaan yang matang, sehingga peletakan ruang terkesan seadanya. Misalnya, di area yang Anda anggap rumah utama (di bagian depan), tidak ada kamar mandi sama sekali. Di sana ada 3 ruang tidur, sehingga penghuni ketiga ruang tidur itu harus menggunakan kamar mandi yang ada di belakang.

Baca juga : Jual Genset Jakarta

Tentunya ini bukan hal yang baik, mengingat ruang tidur ini terlihat dari ruang keluarga dan tamu. Selain itu, penambahan ruang yang tidak direncanakan dengan baik juga membuat ruang keluarga, ruang tamu, dan dapur minim bukaan sehingga menjadi gelap di siang hari. Sebagai solusinya, saya akan menghadirkan kamar mandi di area depan. Kamar mandi ini akan diletakkan diantara ruang tidur 1 dan 2. Untuk kamar mandi yang lain, saya letakkan di dekat ruang tidur 3 dan 4.

Sementara kamar mandi pembantu diletakkan dekat ruang tidur pembantu. Ruang serba serbi yang ada di depan saya manfaatkan untuk garasi, sementara sebagian ruangnya akan saya jadikan perluasan ruang keluarga. Tujuannya agar keluarga nyaman berkumpul. Salah satu dindingnya saya jebol dan saya buat jendela yang menghadap ke taman.

Sementara musala diletakkan di area tengah, di samping ruang keluarga sehingga mudah diakses dari mana saja. Musala ini terletak di sebelah taman sehingga udara dan cahaya dapat masuk dengan optimal. Ruang makan dan dapur saya buat menyatu, tanpa sekat. Salah satu jendela juga dibuat menghadap taman. Dengan begini, semua ruang dapat bersentuhan dengan ruang luar. Untuk area sumur, tetap dipertahankan, hanya diberi semacam ruang yang berdinding.

Hanya, satu dari 4 dinding saya buat hanya setinggi 1,0m. Untuk tampak depannya, saya mengganti kanopi garasi rumah Anda dengan beton sehingga lebih modern. Saya juga mengganti desain pintu dan jendela. Di depan rumah, saya buatkan taman untuk penghijauan, agar rumah Anda tidak terlihat gersang. Demikian jawaban yang saya berikan, semoga menginspirasi Anda.

Categories
Rumah

Renovasi dan Tata Ulang Ruang ala Kontraktor Semarang CV Ratulangi Teknik

Renovasi dan Tata Ulang Ruang ala Kontraktor Semarang CV Ratulangi Teknik – Saya Merlin dari Blitar, Jawa Timur. Kami sekeluarga ingin merenovasi rumah sekaligus menata ulang rumah yang ditempati saat ini. Rumah saya saat ini sangat berantakan dan dipenuhi dengan perabot lama. Bentuk bangunannya juga sudah kuno dan rusak di manamana. Maklum, rumah ini dibangun zaman nenek buyut kami. Jadi, memang sudah saatnya diperbaiki.

Untuk ruangan yang sekarang, bisa kami katakan kurang ideal dan terkesan asal. Ini disebabkan rumah ini pernah mengalami beberapa kali perubahan. Awalnya, rumah kami ini terdiri dari 3 ruang tidur, 1 ruang tamu, 1 ruang keluarga, dan 1 garasi yang difungsikan sebagai ruang serba-serbi, termasuk tempat menyetrika dan menaruh pakaian yang telah dijemur.

Sementara kamar mandi terpisah dengan bangunan utama. Setelah itu, kami membangun ruang tambahan yang kami anggap sebagai rumah kedua. Di ruang ini kami membangun 2 ruang tidur, 1 ruang makan, 1 dapur, 2 kamar mandi, 1 ruang serba-serbi. Area ini hanya asal tempel ke rumah utama dan dibuat tanpa perencanaan yang matang. Yang penting, kebutuhan ruang terpenuhi. Akibatnya, keduanya terlihat seperti 2 rumah yang terpisah.

Selain itu, kami juga memiliki toko di depan. Tetapi, untuk saat ini kami sekeluarga ingin fokus melakukan pembangunan rumah dulu dan toko tidak perlu diperbaiki. Setelah kami berembuk dengan keluarga, inilah daftar ruang yang ingin dihadirkan setelah di renovasi. – 1 Ruang tamu – 1 Ruang keluarga – 4 Ruang tidur – 2 Kamar mandi – 1 Dapur – Ruang makan – 1 Ruang servis – 1 Musala – 1 Gudang – 1 Taman di dalam rumah

– 1 Ruang tidur pembantu – 1 Kamar mandi untuk pembantu Mohon masukannya ya, Mas, apa yang harus kami lakukan untuk merenovasi ini. Kami ingin ruangan di rumah kami lebih terang, tertata baik, dan memiliki sirkulasi yang baik. Selain itu, saya ingin tampilan rumah jadi lebih modern. Fasadnya ingin saya ubah, khususnya dengan desain pintu dan jendela. Kira-kira, itu keinginan kami. Mohon bantuannya.