Mencegah Keracunan Makanan

Perilaku anak dibentuk dari kebiasaan sehari-hari di rumah dan di sekolah. Agar anak dapat terhindar dari keracunan makanan, tentu perlu dibekali pengetahuan tentang keamanan pangan(food safety) serta diberikan contoh perilaku yang sehat dan higienis. Berikut ini antara lain :

  1. jangan mengonsumsi sesuatu makanan atau minuman yang tidak terjamin kebersihan dan keamanannya.

Kebersihan dan keamanan ini juga mencakup alat makan dan pembungkusnya. Salah satu yang juga sering menjadi sumber kejadian adalah cemaran kimia pada makanan dan kemasannya. Keracunan makanan tidak melulu terjadi akibat makanannya yang bermasalah, namun juga dapat dari kemasannya atau alat makannya. Sebagai contoh, ada kasus dimana seorang anak mengalami keracunan makanan karena sendok garpunya ternyata habis terkena zat kimia dan tidak dicuci bersih atau hanya di-lap saja. ada pula kasus seorang anak keracunan makanan karena ia mengonsumsi mi instan, yang ternyata bungkusnya terpapar dengan minyak tanah.

  1. biasakan memeriksa label tanggal kadaluwarsa suatu makanan dan minuman.

Jangan sampai mengonsumsi makanan kaleng yang sudah kadaluwarsa (baik disengaja maupun tidak sengaja).sering terjadi, seebenarnya orangtua mengetahui bahwa makanan tersebut sudah kadaluwarsa ( atau sudah lama), namun karena merasa sayang untuk dibuang, maka makanan itu dipanaskan saja dan tetap disajikan. Maunya hemat, jadinya malah sakit.

  1. ajari anak untuk menilai secara sekilas, apakah makanan tersebut berisiko atau tidak menyebabkan keracunan makanan.

Misalnya, dengan memerhatikan bagaimana makanan/jajanan tersebut disimpan dan disajikan. (misalnya, banyak dikerubungi laalt, alat makan yang tidak dicuci atau tangan penjual yang kotor dan memegang-megangnya).

  1. jika rasa berubah, hentikan mengonsumsinya.

Pesankan pada anak, akalu sudah mengonsumsi ternyata dirasakan rasanya tidak seperti biasa, jangnalah diteruskan untuk mengonsumsinya.

  1. perhatikan cara menyimpan makanan.

Ajari anak sejak kecil tentang cara menyimpan makanan yang baik, entah itu makanan matang atau yang masih mentah dan disimpan. Orantua hendaknya tidak terlalu cuek dalam hal ini. ada beberapa hal kecil yang berisiko menjadi awal dari kejadian keracunan makanan, seperti : menyimpan daging/ikan mentah dalam wadah terbuka di kulkas bersamaan dengan makanan yang siap makan, menyimpan telur yang belum dibersihkan berdekatan dengan kue yang siap dimakan. Menyimpan makanan sampai berhari-hari dan berpikiran bahwa selama dalam lemari es tidak akan rusak dan sebagainya.

Simak juga informasi berikut ini mengenai tempat kursus persiapan IELTS Jakarta yang terbaik.